Login

Daftar

Saturday, 19 April, 2014

Misteri Kematian Sisca Yofie

Oleh: ferry putra utama



(Bandung, Gloopic) Kematian Sisca Yofie, 34 tahun, menjadi misteri hingga saat ini. Kematian Sisca semula dianggap berlatar dendam karena tidak ada barang miliknya yang hilang dan Sisca diperlakukan dengan sadis seolah diliputi dendam. Belakangan juga muncul nama oknum perwira polisi yang pernah dekat dengan Sisca. Apalagi belakangan juga diketahui Sisca seolah sedang bersembunyi dari seseorang. Adakah hubungan dari semua fakta ini?
 

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Sutarno menjawab kabar desas desus anggota polisi yang memiliki hubungan dekat dengan Sisca Yofie. "Indikasi memang betul hubungan itu ada. Ini oknum. Oknum anggota polri yang punya hubungan pribadi dengan almarhum Sisca, " ucap Sutarno di Mapolrestabes Bandung, Senin 12 agustus 2013.

Terungkapnya hubungan oknum anggota Polri dengan Sisca, kata Sutarno, berawal sewaktu pihaknya melakukan penyelidikan setelah wanita itu tewas lantaran menjadi korban pencurian disertai kekerasan. Ketika itu Tim Satreskrim Polrestabes Bandung menggeledah kamar indekos yang ditempati Sisca di Jalan Setra Indah Utara, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung. "Ada foto-foto bersangkutan (oknum polisi dan Sisca)," ucap Sutarno.


Selain itu, tambah dia, di kamar itu ditemukan pula surat atasnama Sisca dan surat balasan dari oknum polisi itu. "

Buku catatan harian almarhum juga ada. Surat dan catatan harian itu bercerita keluhan-keluhan Sisca yang diperlakukan tidak baik oleh oknum polisi itu. Dia marah dan mencaci maki orang itu. Termasuk di Facebook," tuturnya.



Awalnya Tim Satrekrim Polrestabes Bandung sempat menduga tewasnya Sisca itu ada keterkaitan dengan kedekatan sang oknum polisi . Untuk itu pihaknya, menurut Sutarno, sempat meminta keterangan sang oknum polisi. "Kami dalami. Ternyata tidak ada hubungannya, jelasnya. "Belum ketemu fakta dan bukti-bukti ke sana," tegas Sutarno. Oknum perwira polisi yang dinas di Polda Jabar itu bakal dikenai sanksi menurut Sutarno lantaran punya hubungan diam-diam dengan wanita yang bukan istrinya. "Oknum itu tetap diproses karena pelanggaran dispilin. Saat ini Propam Polda yang menangani," kata Sutarno.



Sutarno pun menegaskan, dua pelaku yakni A dan W yang sudah ditahan terkait tewasnya Sisca, tidak memiliki keterkaitannya dengan oknum itu. "Motif dua pelaku itu mencuri disertai dengan kekerasan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia. Jadi bukan dendam," tutup Sutarno.



Sejauh ini menurut pantauan Gloopic, baik W maupun A mengaku murni hanya ingin mencuri barang milik Sisca. Namun dari pantauan kamera CCTV di depan rumah Sisca terlihat kedua pelaku sempat menyeret Sisca sejauh lebih dari 500 meter dan sempat membacoknya juga. Alasan mereka Sisca tidak sengaja terseret karena rambutnya terselip di gir sepeda motor pelaku.

Selain itu, pelaku mengaku membuang Iphone milik korban ke kawasan waduk Saguling dan hingga saat ini barang itupun belum ditemukan polisi.

Cukup membingungkan kalau tidak bisa dibilang aneh. Mau merampok tapi hasil rampokan yang bernilai tinggi seperti Iphone malah dibuang. Selain itu kok bisa-bisanya rambut pelaku terselip ke gir motor yang adanya di bawah, kalau bukan sengaja diseret. Penyelidikan polisi harusnya bisa menjawab ini (detik-FPU)

 

Artikel Terkait

Tidak ada komentar untuk artikel ini

Silakan atau untuk kirim komentar